Cerpen Terbaru Zona Nol Part 4 – Bang! dan Perjalanan

Kamu bisa membaca cerita sebelumnya dari cerpen terbaru hari ini, Zona Nol part 3 – Kenyataan Sebenarnya.

Ilustrasi Zona Nol.
Ilustrasi Zona Nol.

Gerald berusaha menyembunyikan wajahnya ketika lewat. Amanda tampaknya tidak memperhatikan kelompok atau mayat yang terbakar itu sama sekali.

Dia menunjuk ke pintu masuk Wall-Mart. “Lihatlah!”

Gerald melihat sedan yang diparkir di depan pintu geser. Seorang lelaki pendek botak duduk di dalamnya, meneriaki lelaki lusuh lain yang baru saja keluar dari toko dengan setumpuk air botolan. Pria dengan air itu berharap ke kursi depan, menurunkan botol-botol dan menutup pintu samping pengemudi. Begitu pintu mobil ditutup, penumpang mengungkapkan pistol dan menembak kepala pengemudi.

Gerald hampir berteriak.

Penumpang pendek yang botak kemudian keluar dari mobil dan berjalan ke sisi pengemudi, membuka pintu dan mulai menarik tubuh temannya yang berantakan keluar ke tempat parkir yang ada di cerpen terbaru menarik ini.

Amanda terus menatap sedan itu, menarik Gerald dan berkata, “Itu transportasi kita. Yuk!”

Kaki Gerald tetap tertanam dan dia menarik lengan Amanda. “Apakah kau gila?” serunya.

Amanda tidak tahan berdebat. “Baik. Tinggallah di sini,” katanya. Lalu dia berlari menuju sedan.

Gerald tidak ingin mengikutinya, tetapi dia tahu dia tidak bisa diam. Dia memutuskan untuk berlari pelan di belakangnya, cukup dekat sehingga dia bisa mengejar ketinggalan.

Dalam cerpen terbaru, orang-orang bersenjata dari sedan telah menarik mayat keluar dari mobil dan sekarang di kursi depan. Amanda sampai di jendela sisi pengemudi tepat ketika dia menyalakan mesin. Gerald berdiri dan menyaksikan Amanda memulai percakapan. Ngomong-ngomong dia menggoda, Gerald mulai khawatir dia akan naik ke kursi penumpang dan meninggalkannya sendiri. Tetapi sebelum dia dapat memikirkan hal lain, dia memperhatikan ketika Amanda mengeluarkan pistolnya dari belakangnya dan melepaskan tembakan ke arah kepala pengemudi. Dia jatuh pingsan di setir. Amanda membuka pintu samping pengemudi dan, dengan sedikit ketegangan, menarik keluar pengemudi, meletakkannya di sebelah mayat lainnya.

Gerald berdiri kaget ketika Amanda kembali ke mobil dan menariknya untuk menjemputnya. Jendela samping penumpang depan turun dan Amanda di sana, memandang kembali ke arah Gerald dari kursi pengemudi, dengan satu tangannya diletakkan di atas setir dan senyuman paling halus. “Masuk. Ayo pergi.”

Gerald melakukan apa yang diperintahkan.

Bersambung...

Kelanjutan cerpen terbaru singkat ini bisa dibaca di Zona Nol part 5 – Matt.[]
Tag : Cerpen
0 Komentar untuk "Cerpen Terbaru Zona Nol Part 4 – Bang! dan Perjalanan"

Back To Top